TASIKMALAYA, KAPOL.TV – Menghadapi kondisi kemarau panjang yang berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah titik wilayah Tasikmalaya, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia, menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan harian mereka.
Penyaluran bantuan tersebut didistribusikan secara langsung ke berbagai kawasan pemukiman yang paling rentan dan terdampak krisis. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian nyata dan respons cepat terhadap kondisi krisis air bersih yang mulai mengganggu stabilitas kehidupan warga setempat.
Bagi masyarakat terdampak, ketersediaan pasokan air bersih bukan sekadar kebutuhan pendukung, melainkan kebutuhan primer yang menopang keberlangsungan hidup harian. Keterbatasan akses terhadap air secara langsung melumpuhkan berbagai lini aktivitas rumah tangga, mulai dari kebutuhan memasak, mencuci, hingga urusan sanitasi dan menjaga standar kesehatan keluarga.
Lola Nelria Oktavia menegaskan bahwa kondisi darurat seperti ini memerlukan perhatian kolektif dan langkah konkret. Menurutnya, masyarakat yang sedang tertimpa bencana kekeringan harus mendapatkan prioritas agar pemenuhan hak mendasar mereka tetap terjamin.
“Ketika masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih, kita tidak boleh tinggal diam. Air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Karena itu, bantuan pasokan air ini kami salurkan sebagai bentuk kepedulian serta upaya untuk meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak kekeringan,” ujar Lola di sela-sela kegiatan penyaluran.
Lebih jauh, legislator yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat XI—meliputi Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Tasikmalaya—tersebut mengingatkan bahwa penanganan kekeringan tidak boleh berhenti pada bantuan darurat yang bersifat sementara semata.
Ia menekankan pentingnya langkah strategis dan perhatian berkelanjutan. Menurutnya, dibutuhkan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memetakan serta memastikan ketersediaan sumber air bersih jangka panjang, khususnya di wilayah-wilayah yang setiap tahunnya langganan menjadi titik rawan kekeringan saat musim kemarau tiba.
Lola juga menyuarakan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat langsung dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk menopang kebutuhan air bersih selama krisis berlangsung.
“Harapan kami, masyarakat dapat terbantu secara nyata dengan adanya penyaluran air bersih ini. Ke depan, persoalan infrastruktur dan ketersediaan air bersih perlu menjadi perhatian bersama secara mendasar, agar warga tidak terus-menerus menghadapi persoalan dan kesulitan yang sama di setiap musim kemarau,” pungkasnya.
Melalui aksi sosial ini, Lola berharap kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera teratasi, sekaligus menjadi pemicu perhatian yang lebih luas dari berbagai pihak untuk mewujudkan pemerataan akses air bersih secara merata di seluruh wilayah Tasikmalaya. (Hasbi)
