Empat Laga Tanpa Kemenangan, Suporter PSGC Ciamis Tuntut Perombakan

Komentar
X
Bagikan

CIAMIS, KAPOL.TV  — Kekecewaan ribuan suporter PSGC Ciamis memuncak. Laskar Singacala harus mengakui keunggulan PSMS Medan dengan skor tipis 1-2 di kandang sendiri.

Kekalahan itu langsung memicu reaksi keras para pendukung. Beberapa menit sebelum laga usai, sejumlah suporter mulai meninggalkan tribun stadion. Mereka memprotes performa mengecewakan tim di atas lapangan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, PSGC Ciamis tetap tertinggal 1-2. Hasil minor ini memperpanjang catatan buruk Laskar Singacala.

PSGC gagal mengamankan tiga poin dalam empat pertandingan terakhir secara beruntun. Tren negatif itu berlanjut setelah laga tandang sebelumnya melawan Persiraja Banda Aceh.

Suporter Menuntut Evaluasi

Situasi kian memanas pasca-pertandingan. Ratusan suporter menggelar aksi protes di area stadion. Mereka meluapkan kekesalan langsung kepada pihak manajemen PSGC Ciamis.

Ketua Umum DPP Balad Galuh Ciamis, Ghozin, menegaskan kemarahan suporter berangkat dari rasa cinta besar terhadap klub kebanggaan Tatar Galuh.

“Tuntutan kita jelas dan itu sudah tersampaikan dalam aksi tadi. Tuntutan evaluasi di jajaran pelatih dan juga pemain yang tidak memakai hati bermain di PSGC Ciamis,” ujar Ghozin usai aksi.

Menurutnya, penurunan performa tim sudah kasat mata. Kondisi itu tidak bisa dibiarkan, terlebih saat tim bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri.

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, langsung menanggapi aksi tersebut.
CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menanggapi aksi kekecewaan suporter. (Tim Liputan)

CEO Minta Waktu sampai Putaran Kedua

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, langsung menanggapi aksi tersebut. Ia memahami kekecewaan dan kecintaan suporter terhadap klub.

Di hadapan pendukung, Herdiat meminta waktu pembenahan. Putaran pertama Liga 2 tinggal menyisakan satu pertandingan tandang melawan PSPS Pekanbaru.

“Saya sangat menghargai perjuangan, kecintaan kalian pada Galuh. Kasih sayang kalian kepada Galuh, kepada PSGC sudah menyatu dengan jiwa kalian,” ujar Herdiat.

Ia berkomitmen melakukan evaluasi total. Bahkan, Herdiat tidak segan merombak besar-besaran, mulai dari jajaran pelatih hingga komposisi pemain, jika performa tim tidak membaik.

“Putaran kedua, saya akan mengevaluasi tim secara menyeluruh. Pertama, kalau perlu, semua pelatih saya ganti! Kalau perlu, kalau bisa, pemain juga kita ganti,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Herdiat menyatakan jajaran manajemen siap mundur apabila tuntutan perbaikan tidak dapat direalisasikan.

“Kalau itu tidak bisa dilaksanakan, jajaran manajemen mundur!” serunya.

Ghozin menyambut baik respons cepat manajemen. Ia bersyukur CEO PSGC Ciamis menerima langsung aspirasi suporter sehingga tercapai titik terang.

“Alhamdulillah tadi dalam aksi kita diterima oleh CEO langsung. Beliau akan langsung mengevaluasi baik di jajaran pelatih ataupun pemain yang memang kelihatan tidak bermain dengan hati,” ungkap Ghozin.

Melalui komitmen bersama ini, Ghozin berharap PSGC Ciamis segera bangkit dari tren negatif. Ia juga berharap tim tampil konsisten dan menghibur masyarakat Tatar Galuh pada putaran kedua.

“Harapan saya, PSGC ke depan bisa bermain lebih baik, konsisten, dan menghibur masyarakat Tatar Galuh dengan permainan yang sportif dan fair play,” pungkasnya.***(Tim Liputan)