TASIKMALAYA, KAPOL.TV — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong percepatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Terbaru, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mendampingi jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Barat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat dalam kegiatan site visit ke Proyek Pasar Padakembang, Rabu (30/9/2026).
Proyek Pembangunan dan Relokasi Pasar Ibukota Tasikmalaya yang berlokasi di Kelurahan Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, tersebut terpilih sebagai salah satu dari 12 proyek investasi daerah terbaik dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC) 2026.
Proyek tersebut disebut meraih skor tertinggi pada sektor pasar dengan nilai final 87,06.
Asep Sopari mengatakan, kehadiran jajaran perbankan dan calon investor dalam kegiatan site visit menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan Kabupaten Tasikmalaya dalam menyambut investasi.
“Proyek Pasar Padakembang ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari transformasi ekonomi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia dan Pemprov Jabar, kami memastikan proyek ini memenuhi kriteria Clean and Clear, baik dari sisi legalitas lahan, aspek ekonomi, maupun kesiapan infrastruktur pendukung,” ujar Asep Sopari di lokasi kegiatan.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya siap memberikan kemudahan perizinan serta mendampingi calon mitra strategis agar realisasi investasi dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.
Kegiatan site visit tersebut turut dihadiri pimpinan perbankan nasional, di antaranya perwakilan PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, serta PT Bank Mega Tbk.
Dengan masuknya proyek tersebut ke tahap peninjauan lapangan (on-site visit), Pasar Padakembang selanjutnya diprioritaskan untuk dipromosikan lebih luas kepada investor domestik maupun mancanegara melalui ajang West Java Investment Roadshow (WJIR) 2026.
Tahapan on-site visit merupakan bagian dari proses WJIC 2026 untuk melihat langsung kesiapan proyek, termasuk aspek lahan, infrastruktur, teknis, serta pemenuhan prinsip Clean and Clear. (Fajar)
