TASIKMALAYA, KAPOL.TV – Dampak musim kemarau panjang kian meluas di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Di Kampung Cireret, Desa Wandasari, Kecamatan Bojonggambir, pasokan air dan sumur pemukiman warga telah mengering dalam beberapa pekan terakhir, merampas akses mereka terhadap kebutuhan air harian.
Merespons kondisi darurat tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bojonggambir berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya untuk mendistribusikan air bersih pada Senin (28/9/2026). Sebanyak 1.000 liter air diangkut menggunakan dua unit armada tangki mulai pukul 13.00 WIB, yang langsung disambut antrean warga berbekal jeriken dan ember.
Kapolsek Bojonggambir Ipda Yayat Very Hidayat menjelaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk tanggap darurat atas laporan krisis air di tingkat pemukiman.
“Kami dari Forkopimcam berkoordinasi langsung dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk mendatangkan tangki air bersih. Penyaluran ini memfokuskan titik-titik permukiman yang dampaknya paling parah, seperti di Kampung Cireret ini,” ujar Yayat, Selasa (29/9/2026).
BACA JUGA: Niat Menolong Teman, Remaja 16 Tahun di Tasikmalaya Tenggelam di Sungai Citanduy
Upaya penanganan kemarau ini turut mendapat atensi dari Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi. Ia memastikan seluruh jajaran kepolisian di tingkat wilayah akan terus mengawal ketersediaan pasokan air bagi masyarakat yang terdampak.
“Jajaran Polres Tasikmalaya melalui Polsek setempat akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih. Pasokan air akan terus diupayakan agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama musim kemarau,” kata Ade.
Bantuan air bersih ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh atau merogoh kocek lebih dalam demi memenuhi kebutuhan mendasar. Iwan (42), warga Desa Wandasari, mengungkapkan rasa lega atas datangnya armada bantuan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Forkopimcam dan BPBD yang sudah datang membawa pasokan air bersih. Bantuan ini betul-betul sangat membantu dan meringankan beban kami di tengah kemarau panjang ini,” tutur Iwan.
BACA JUGA: Tiga Anak Temukan Jasad Bayi Perempuan Saat Memancing di Sungai Cibodas Tasikmalaya
Menghadapi potensi kemarau yang masih berlangsung, pemerintah daerah mengimbau warga agar mempergunakan air bersih secara efisien. Masyarakat yang mengalami krisis air di wilayahnya diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kepolisian setempat untuk pengajuan bantuan armada air darurat susulan. (Fajar Rifaldi)
