TASIKMALAYA, KAPOL.TV — Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK TAGANA) Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan tujuh calon anggota baru. Langkah ini memperkuat barisan relawan kemanusiaan di wilayah yang rawan bencana.
Ketujuh calon anggota mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) TAGANA Muda. FK TAGANA membuka kegiatan itu melalui apel pembukaan sekaligus pelepasan peserta, Senin (26/10/2026).
Ketua FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan penambahan anggota menjadi bagian penting. Menurutnya, langkah itu memperkuat kapasitas relawan kebencanaan di daerah.
Jembar mengatakan hal itu kepada wartawan, Senin (26/10/2026). Ia menilai anggota baru menambah kekuatan personel TAGANA dalam menjalankan tugas sosial dan kemanusiaan, terutama saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana.
Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi berbagai bencana. Mulai dari kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tanah longsor, pergerakan tanah, hingga gempa bumi.
Kondisi itu menuntut kesiapan personel. Relawan tidak hanya sigap saat bencana terjadi. Mereka juga perlu melakukan kesiapsiagaan dan membantu pemulihan masyarakat.
Dengan tambahan tujuh calon anggota, jumlah personel TAGANA Kabupaten Tasikmalaya mencapai 67 orang. Sebelumnya, 60 anggota telah bergabung dalam barisan relawan.
Kepala Dinas Sosial, PPKB, dan P3A Kabupaten Tasikmalaya memimpin apel pembukaan dan pelepasan peserta DIKLATSAR. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembentukan relawan yang peduli sosial, disiplin, dan bertanggung jawab.
Diklat Bekali Keterampilan
Jembar menjelaskan DIKLATSAR menjadi tahapan penting. Kegiatan itu membekali calon anggota dengan pengetahuan, keterampilan, mental, dan kesiapan menjalankan tugas kebencanaan.
Melalui pendidikan tersebut, peserta memahami dasar-dasar penanggulangan bencana. Mereka juga belajar bekerja sama membantu masyarakat terdampak.
Adapun tujuh calon anggota TAGANA Muda berasal dari sejumlah kecamatan. Yakni Cigalontang, Padakembang, Jamanis, Leuwisari, Bantarkalong, dan Rajapolah.
Harapan Regenerasi Relawan
Jumlah calon anggota kali ini masih terbatas. Meski demikian, penambahan personel menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan regenerasi relawan.
Penanganan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Selain itu, kebutuhan itu menuntut kemampuan dan kesiapan memadai.
FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya berharap para calon anggota tumbuh menjadi relawan tangguh, terampil, dan peduli sosial. Mereka siap mengambil peran dalam kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Di wilayah dengan potensi bencana beragam, keberadaan relawan bukan sekadar soal jumlah personel. Kesiapan, keterampilan, dan semangat kemanusiaan menjadi modal penting agar bantuan hadir lebih cepat saat masyarakat membutuhkan.
