Tasikmalaya – Pembangunan infrastruktur kembali menunjukkan progres nyata di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya. Ground breaking Jembatan Perintis Garuda yang melintasi Sungai Ciseel resmi dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026), berlokasi di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya.
Kegiatan ini menjadi titik awal pembangunan jembatan yang digadang-gadang mampu membuka konektivitas antar wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Czi Wawan Nurodin, Danramil 1210/Cineam Kapten Cke Agus Rahmat, Kapolsek Karangjaya, Pgs Dansub Denzibang 033/III Tasikmalaya Peltu Supriyadi, Camat Karangjaya Atang Sumardi, S.Kep., M.M., serta Kepala Desa Karangjaya Soni Ruswandi.
Dalam sambutannya, Camat Karangjaya Atang Sumardi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta menjadi penghubung antara Desa Karangjaya di Kabupaten Tasikmalaya dengan Desa Cidolog di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Sementara itu, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Czi Wawan Nurodin menegaskan pentingnya jembatan sebagai sarana vital mobilitas masyarakat. “Jembatan ini diharapkan memberi manfaat besar sebagai penghubung dua kecamatan dan dua kabupaten. Proses pembangunan harus mengedepankan faktor keamanan agar hasilnya kokoh dan nyaman digunakan,” tegasnya.
Prosesi peletakan batu pertama menjadi momen simbolis dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi serta sesi foto bersama sebagai bentuk dukungan lintas sektor. Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang.Ground breaking ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Tasikmalaya Selatan menuju akses yang lebih terbuka, mobilitas yang lebih mudah, dan ekonomi yang semakin berkembang.












