Pengusaha Muda Merapat! HIPMI Kota Tasikmalaya Resmi Buka Pendaftaran Ketua Umum Baru

1 Komentar
X
Bagikan

KOTA TASIKMALAYA, KAPOL.TV — Bursa pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) mengumumkan pembukaan tahapan pencalonan melalui konferensi pers di sekretariat HIPMI Kota Tasikmalaya.

​Ketua SC Muscab HIPMI Kota Tasikmalaya, Arya Anantama Ramadhani, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi calon ketua umum (caketum) baru telah disiapkan secara rinci dan terbuka.

​”Hari ini kita preskon untuk pembukaan tahapan Muscab HIPMI Kota Tasikmalaya, kami bertiga mewakili SC dari HIPMI,” kata Arya Anantama Ramadhani yang didampingi dua anggota SC, Angga Lukman dan Agung Kurniawan Halim.

​Arya merinci jadwal utama pengambilan hingga penetapan kandidat yang bakal bertarung dalam pemilihan Ketua Umum HIPMI Kota Tasikmalaya periode mendatang.

​”Jadi untuk fase pertama ada di pengambilan formulir, dari tanggal 6 sampai 8 Oktober, kemudian pengembalian formulir tanggal 9 sampai 18 Oktober. Nanti penetapan caketum yang terpilih itu ada di 21 Oktober 2026. Tanggal 21 Oktober juga kita press conference dan pengambilan nomor urut calon ketua,” ujar Arya.

BACA JUGA: Polres Tasikmalaya Kota Gulirkan Program Ganti Knalpot Brong Gratis di Sekolah, 436 Unit Berhasil Diamankan

​Selain proses administratif, para calon ketua umum juga akan diuji visinya melalui adu gagasan dan pembekalan sebelum hari pemungutan suara.

​”Kemudian 22 Oktober sampai 23 Oktober itu debat calon ketua umum, 24 Oktober kuliah umumnya, sampai nanti Muscab dijadwalkan tanggal 2 November 2026. Jadi kami berharap untuk calon ketua yang sudah siap dan memenuhi syarat bisa mulai pengambilan formulir di sekretariat ini,” tambahnya.

​Mengenai kriteria figur yang berhak maju dalam kontestasi pimpinan pengusaha muda ini, Arya menyebutkan beberapa persyaratannya.

​”Syarat yang jelas harus ber-KTA HIPMI, sudah mengikuti Diklatcab atau Diklatda. Untuk pengambilan formulir Rp5 juta, kemudian untuk pengembaliannya Rp100 juta. Uang pendaftaran dan pengembalian akan digunakan sepenuhnya untuk kegiatan Muscab 100 persen. Nanti kalau pelantikan beda lagi,” tegas Arya.

BACA JUGA: Dua Guru Jawa Barat Masuk Daftar Peserta Terbaik Terpujilah GURU 2026 Gelaran Telkomsel

​Ia juga menambahkan aturan finansial terkait komitmen pencalonan para kandidat. “Jadi kalau misalnya mengundurkan diri atau tidak lolos verifikasi, ada persentase pengembaliannya. Kalau kalah juga ada persentase pengembalian, tidak 100 persen dikembalikan,” jelasnya.

​Seiring berjalannya tahapan awal ini, beberapa nama tokoh muda potensial sudah mulai mencuat ke permukaan dan diprediksi siap meramaikan bursa calon ketua umum.

​”Kalau dari isu ada 4 orang: Muhammad Indra Herlambang, Firman Abdurohman, Reza Hermawan, sama Genta Dirgantara. Yang kemarin ada isu yang mencalonkan jadi ketua umum,” beber Arya.

​Siapa pun ketua umum yang terpilih nantinya bakal dihadapkan pada tantangan nyata para pengusaha daerah, khususnya dalam pengelolaan SDM lokal di era Gen Z.

​”Kalau tantangan yang dihadapi lebih ke arah SDM. SDM-nya sekarang kalau dari isu teman-teman berkaitan dengan Gen Z, mungkin ada yang kinerja, turnover karyawannya tinggi, kadang ada yang mereka minta gaji tinggi tapi kemampuan belum punya, hal-hal seperti itu,” tutur Arya.

​Untuk mendukung keberlangsungan proses pemilihan yang demokratis, pihak panitia juga memfasilitasi penambahan dan pembaruan hak pilih bagi anggota.

​”Jadi ini kita ada perekrutan juga sampai dengan 24 Oktober, sebagai pemilih juga, dapat hak juga untuk memilih. Yang sudah ber-KTA ada 60 orang, yang aktif ada 100 orang-an. Karena sekarang HIPMI sistem KTA-nya melalui aplikasi HIPMI Go, ada beberapa teman yang belum aktivasi di HIPMI Go-nya, belum diperbaharui, karena tiap tahun harus diperbaharui,” tutup Arya Anantama Ramadhani. (Hasbi)