KOTA TASIKMALAYA, KAPOL.TV — Tahapan pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum (Bakal Caketum) BPC HIPMI Kota Tasikmalaya periode 2026–2029 resmi memasuki babak akhir pengembalian berkas. Pada hari terakhir pendaftaran, Firman Abdurrohman resmi mengembalikan formulir pendaftaran dan menjadi calon tunggal dalam bursa Musyawarah Cabang (Muscab) VI HIPMI Kota Tasikmalaya.
Ketua Steering Committee (SC) Muscab VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya, Arya Anantama Ramadhani, menyampaikan bahwa hingga batas waktu pengembalian berakhir, hanya satu orang yang mengembalikan berkas dari dua nama yang sebelumnya mengambil formulir pendaftaran.
”Untuk tahapan pengembalian formulir, alhamdulillah di hari terakhir Kang Firman sudah mengembalikan formulir. Yang mengembalikan formulir itu cuman satu orang. Waktu itu yang ambil formulir dua orang, Kang Firman Abdurrohman dengan Kang Indra Herlambang, tapi yang mengembalikan hanya Kang Firman,” ujar Arya saat diwawancarai wartawan.
Arya menegaskan bahwa tidak ada konfirmasi tertulis mengenai alasan ketidakikutsertaan Kang Indra, namun telah dipastikan tidak ada berkas susulan yang akan masuk. Selanjutnya, tim SC akan melakukan verifikasi berkas pendaftaran milik Firman sebelum menetapkannya secara resmi sebagai Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya.
Dengan munculnya calon tunggal, Arya menjelaskan adanya penyesuaian skenario tahapan pelaksanaan Muscab, khususnya agenda debat publik yang ditiadakan dan dialihkan menjadi ajang silaturahmi internal.
”Skenario yang berubah hanya di debatnya saja, jadinya tidak ada debat. Debat tersebut akan kami alihkan agendanya menjadi diskusi internal bersama teman-teman HIPMI,” jelasnya.
Sementara itu, Bakal Calon Ketua Umum HIPMI Kota Tasikmalaya, Firman Abdurrohman, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh proses pendaftaran hingga pengembalian berkas di menit-menit terakhir.
”Alhamdulillah proses pengembalian sudah terlaksana dengan baik dari awal pendaftaran sampai akhir. Mudah-mudahan tidak ada berkas atau persyaratan yang kurang, dan jika ada yang kurang nanti bisa direvisi,” ungkap Firman.
BACA JUGA: PEKRAF 2026 Tasikmalaya Hadirkan 21 Subsektor Ekraf, Inovasi AI, hingga Layanan Cek Kesehatan Gratis
Terkait arah kepemimpinan HIPMI Kota Tasikmalaya ke depan, Firman menegaskan komitmennya untuk mempertahankan serta meningkatkan capaian yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya di bawah kepemimpinan Ketum Arif.
”HIPMI Kota Tasikmalaya ini sudah sangat baik di bawah kepemimpinan Ketum Arif. Jadi saya punya standarisasi, tidak boleh kurang dari kepemimpinan beliau,” tegasnya.
Menanggapi tidak adanya rival dalam kontestasi Muscab kali ini, Firman menepis isu adanya tekanan politik atau kesepakatan khusus di balik mundurnya kandidat lain. Menurutnya, dinamika yang terjadi justru menjadi momen untuk menyatukan visi dan misi pengusaha muda di Kota Tasikmalaya.
”Pertemuan saya dengan Kang Cibi (Indra) hanya sebatas obrolan dari calon ke bendahara umum, tidak ada tekanan yang negatif. Baik calon tunggal maupun ada calon lain, tantangan itu pasti ada. Namun momen ini disatupayungkan dan diselaraskan supaya pemahamannya sama, tidak ada perdebatan atau kubu-kubuan, fokus kita pada penyelarasan,” pungkas Firman. (Hasbi)
