.

Gagasan dan Gaya Bicara Tiga Paslon PSU Kabupaten Tasik

Komentar
X
Bagikan

KPU menggelar debat publik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Tasikmalaya pada Senin, (14/42025). Debat ini berlangsung di Ballroom Hotel Alhambra mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Hal ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menilai langsung visi, misi, dan gaya komunikasi tiga pasangan calon. Mengangkat tema pembangunan sumber daya manusia dan desa makmur dalam debat ini, serta menyiarkannya secara langsung ke publik.

Ketiga pasangan calon tampil dengan karakteristik dan fokus program yang berbeda. Iwan Saputra, yang tampil percaya diri dan dominan dalam menyampaikan gagasan, menekankan pentingnya peningkatan mutu SDM dan pembangunan daerah. Fokusnya banyak tertuju pada masyarakat dan upaya peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh, dengan gaya komunikasi yang tegas dan langsung.

Cecep Nurul Yakin mengarahkan gagasan pada penguatan wilayah perdesaan. Ia bersama pasangannya menunjukkan sinergi yang cukup seimbang dalam menyampaikan pandangan. Pendekatannya berbasis potensi desa, strategi pembangunan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Gaya komunikasinya lebih tenang, terstruktur, dan menyentuh akar persoalan di perdesaan.

Ai Diantani menyoroti isu-isu sosial dan inklusif, berbeda dari dua pasangan lainnya. Ia memberikan perhatian pada pemberdayaan perempuan dan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam sesi debat, justru calon wakilnya, Iip Miftahul Paoz, tampil lebih vokal dan aktif dalam menyampaikan gagasan. Gaya komunikasi pasangan ini terasa lebih cair, dengan narasi yang membumi dan menyentuh aspek sosial yang sering terpinggirkan.

Debat ini memungkinkan masyarakat melihat dengan jelas pendekatan yang diambil oleh masing-masing kandidat. Mulai dari pembangunan berbasis kualitas manusia, pemberdayaan desa, hingga inklusivitas sosial. Pilihan akhir tentu berada di tangan pemilih pada hari pemungutan suara ulang mendatang.

Baca Juga