Site icon kapol.tv

Tol Getaci: Ferdiansyah Tegaskan Warga Tak Boleh Terpecah Karena Infrastruktur

Pembangunan Tol Getaci yang menghubungkan beberapa wilayah di Priangan Timur dipandang sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas di kawasan tersebut. Namun demikian, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, mengingatkan bahwa aspek sosial harus ikut diperhatikan agar tidak timbul kesenjangan antardaerah dan warga akibat pemisahan fisik yang ditimbulkan oleh tol.

Ferdiansyah menyampaikan pandangannya ini saat berada di Kota Tasikmalaya  beberapa waktu lalu, Menurutnya, tol bukan hanya soal mempercepat akses antarwilayah, tetapi juga soal menjaga persaudaraan dan keadilan bagi masyarakat lokal yang tinggal di samping jalur tol. “Sebelum pembangunan jalan tol, harus ada perencanaan dalam pembuatan jembatan bagi akses warga terdampak,” ujarnya.

Tanpa adanya jembatan penghubung yang memadai, tol bisa menjadi garis pemisah antara desa yang sebelumnya bersinggungan. Desa A dan Desa B, misalnya, meski secara geografis berdekatan, bisa kehilangan akses langsung satu sama lain jika tol memotong jalur antar desa. Hal ini bisa berimbas pada perbedaan dalam pembangunan fasilitas, mobilitas warga, dan bahkan peluang ekonomi.

Ferdiansyah berharap agar semua pihak — pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat — berkolaborasi dalam merumuskan perencanaan yang inklusif. Infrastruktur pendukung seperti jembatan untuk kendaraan dan pejalan kaki harus menjadi bagian integral sebelum tol dibangun. Dengan demikian, tol Getaci bisa membawa manfaat maksimal tanpa mengorbankan aspek sosial dan kemanusiaan antar warga.

 

Exit mobile version