Site icon kapol.tv

Sektor Jasa Keuangan di Wilayah Kerja OJK Tasikmalaya Stabil dan Terjaga Hingga Agustus 2025

TASIKMALAYA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mencatat peningkatan tajam dalam jumlah pengaduan konsumen sepanjang tahun 2025. Hingga triwulan III, terdapat 959 laporan pengaduan, naik 341 kasus dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Plt. Kepala OJK Tasikmalaya, Melati Usman, menyebut lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap hak dan perlindungan konsumen di sektor keuangan.

Sektor perbankan dan fintech mendominasi laporan dengan total lebih dari 700 kasus atau sekitar 80 persen dari seluruh aduan. Mayoritas pengaduan disampaikan secara langsung oleh masyarakat ke kantor OJK Tasikmalaya. Selain itu, permintaan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) juga meningkat signifikan hingga mencapai 7.164 permintaan, menandakan warga semakin peduli terhadap riwayat kredit dan kondisi keuangannya.

Melati menegaskan, peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat Tasikmalaya kini lebih kritis dan sadar finansial. Meski demikian, OJK terus mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap tawaran investasi dan pinjaman online ilegal. OJK juga berkomitmen memperkuat edukasi dan literasi keuangan agar masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan memilih produk jasa keuangan yang aman.

Exit mobile version