Site icon kapol.tv

Penyaluran KUR Priangan Timur Tembus Rp9,4 Triliun, Garut Jadi Daerah Terbesar

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Priangan Timur hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp9,429 triliun dengan total 11.670 debitur. Tingginya realisasi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya akses masyarakat, khususnya pelaku UMKM, terhadap pembiayaan formal untuk mendukung kegiatan usaha produktif.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kabupaten Garut menjadi daerah dengan penyaluran KUR terbesar di wilayah Priangan Timur. Nilai penyaluran di Kabupaten Garut tercatat mencapai Rp541 miliar yang disalurkan kepada 9.759 debitur.

Kepala Kantor OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati mengatakan pertumbuhan penyaluran KUR menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal, sekaligus menunjukkan semakin luasnya akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Penyaluran KUR yang terus tumbuh menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan dan akses pelaku usaha terhadap pembiayaan formal. Ini menunjukkan program pembiayaan pemerintah masih sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung pengembangan usaha dan pemulihan ekonomi daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, KUR masih menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat sektor UMKM karena menawarkan bunga yang relatif rendah serta persyaratan yang lebih mudah dibandingkan pembiayaan komersial lainnya.

Selain itu, sektor perdagangan besar dan eceran masih mendominasi penyaluran KUR di wilayah Priangan Timur. Tingginya penyaluran pada sektor tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan masyarakat masih menjadi penggerak utama perekonomian daerah, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

OJK Tasikmalaya juga terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin memahami pentingnya memanfaatkan layanan keuangan resmi dan terhindar dari praktik pinjaman ilegal.

Menurut Nofa, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk memastikan penyaluran KUR tepat sasaran serta mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM di daerah.

“Ke depan kami berharap penyaluran KUR tidak hanya meningkat secara nominal, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Exit mobile version