Kota Tasikmalaya – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan paling mendesak masyarakat, di tengah kondisi anggaran yang terbatas. Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya turun langsung ke lapangan dan menyerap aspirasi warga terkait berbagai persoalan yang dihadapi sehari-hari. “Prioritas kami jelas, apa yang paling dibutuhkan warga, itu yang didahulukan,” tegas Viman.
Sejumlah isu krusial yang menjadi sorotan warga antara lain kondisi infrastruktur jalan, pengelolaan sampah, hingga penerangan jalan umum (PJU). Menurut Viman, seluruh masukan tersebut menjadi pijakan utama dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Ia menekankan, dengan keterbatasan fiskal yang ada, pemerintah harus bekerja lebih cermat dan terarah agar setiap program benar-benar memberikan dampak nyata. “Kita tidak bisa mengerjakan semuanya sekaligus. Maka yang paling urgent dan dirasakan langsung oleh masyarakat, itu yang kita utamakan,” ujarnya.
Selain itu, Viman juga menginstruksikan kepada para camat dan lurah untuk lebih proaktif dalam melakukan pendataan di wilayah masing-masing, khususnya terhadap titik-titik yang membutuhkan penanganan segera.
“Peran camat dan lurah sangat penting. Mereka harus aktif mendata mana yang paling berdampak, agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” tambahnya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap, melalui pendekatan berbasis prioritas ini, pembangunan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

